Salah satu gejala ibu hamil adalah adanya keputihan
yang menyertainya. Banyak ibu hamil yang mengalami juga yang namanya keputihan.
Memang hal seperti ini dianggap merupakan hal yang normal. Akan tetapi perlu
juga dimengerti kalau keputihan terjadi lantaran ada sebabnya. Maka dari itu
ketika Anda mengalami keputihan pada saat hamil Anda juga harus mengetahui
penyebabnya juga agar supaya Anda bisa melakukan penanganan dengan tepat.
Kemudian yang akan menjadi pertanyaan terbesar
dalam pembahasan masalah ini adalah hal apa yang menyebabkan keputihan ini
selalu membarengi ibu yang sedang hamil? Lantas berbahayakah keputihan ini? kemudian
bagaimana cara mengatasinya?
Macam-macam Keputihan Sebagai Gejala Ibu Hamil
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di
atas, Anda terlebih dahulu harus mengetahui kalau yang namanya keputihan itu
ada yang bernama keputihan Fisiologis (keputihan normal) dan keputihan
Patalogis (keputihan abnormal).
1. Keputihan Fisiologis
Kepuithan fisiologis ini pada wanita hamil tidak akan
membahayakan janin yang berada di dalam kandungan, hal ini disebabkan karena adanya
selaput ketuban yang bisa melindungi janin yang berada di dalam kandungan.
Maka dari itu keputihan fisiologis disebut dengan keputihan
yang normal. Adapun cirinya adalah cairan yang keluar encer, warna dari cairan
tersebut memiliki warna bening atau krem, tidak berbau dan tidak menyebabkan
rasa gatal. Selain itu jumlah cairan yang keluar juga sedikit.
2. Keputihan Patalogis
Keputihan patalogis terjadi karena adanya masalah pada organ
kewanitaan Anda. Maka dari itu apabila ibu hamil mengalami keputihan patalogis
ini maka bisa mengancam ibu hamil sekaligus janinnya.
Adapaun ciri-ciri dari keputihan patalogis adalah cairan yang
keluar kental, warna cairannya putih seperti susu atau bisa juga berwarna
kuning atau bahkan bisa berwarna hijau.
Keputihan patalogis ini juga menyebabkan rasa gatal dan baunya tidak
sedap. Selain itu keputihan patalogis juga akan meninggalkan bercak-bercak yang
dapat terlihat bekasnya pada celana dalam Anda. Jumlah cairan yang keluar juga
sangat banyak.
Keputihan Sebagai Gejala Ibu Hamil Dan Penyebabnya
Bisa dikatakan kalau keputihan merupakan gejala
yang umum dialami oleh para ibu hamil. Situasi seperti ini disebabkan karena
adanya perubahan hormonal yang terjadi pada saat masa kehamilan sehingga berefek
pada meningkatnya produksi cairan.
Keputihan pada ibu hamil ini juga disebabkan karena
vagina pada ibu hamil mengalami penurunan keasaman dan juga bisa disebabkan
karena adanya perubahan yang terjadi pada kondisi pencernaan dari ibu hamil
tersebut.
Dan yang perlu Anda perhatikan adalah meskipun
awalnya Anda mengalami keputihan fisiologis kalau tidak segera menanganinya
maka ada kemungkinan keputihan akan berubah menjadi keputihan patalogis. Dan
tentunya situasi seperti ini akan sangat membahayakan bagi ibu hamil dan
bayinya.
Keputihan Sebagai Gejala Ibu Hamil Dan Cara Mengatasinya
Salah satu cara untuk mengatasi keputihan adalah
dengan menjaga organ intim kewanitaan agar selalu dalam keadaan bersih. Ketika
Anda membersihkan organ kewanitaan ini perhatikan juga untuk memilih alat
pembersih yang sekiranya tidak mengganggu kestabilan pH pada vagina Anda
terganggu. Kalau sampai terganggu hal yang terjadi bukannya keputihan akan
sembuh akan tetapi malah akan menjadi semakin parah.
Cara lain yang bisa Anda coba adalah menggunakan
bedak atau bubuk yang bisa membuat vagina Anda tetap kering sekaligus harum. Vagina
yang lembab hanya akan membuat jamur dan bakteri jahat yang ada di dalam vagina
tumbuh dengan sangat subur.
Pemilihan celana dalam juga sangat penting untuk
mengatasi keputihan. pilihlah celana dalam yang bisa menyerap keringat agar
supaya vagina tidak menjadi lembab. Selain itu hindari juga memakai celana yang
ketat.
Kesimpulannya adalah meskipun keputihan merupakan
gejala ibu hamil akan tetapi kalau tidak ditangani dengan baik akan menjadi
sesuatu yang bisa mengancam kesehatan organ reproduksi dan janin yang sedang
berada di dalam kandungan.

0 Response to "Keputihan Sebagai Gejala Ibu Hamil "
Posting Komentar